Penerapan New Media dibidang Pemerintahan
Pemanfaatan New Media dalam Pemerintahan
Bidang politik merupakan bidang yang butuh publisitas,
dengan adanya Internet seorang tokoh politik atau partai politik dapat
melakukan promosi dengan mudah. Tokoh politik akan memanfaatkan semua media
yang meningkatkan popularitas tokoh ataupun partai politik. Penggunaan media
oleh tokoh politik dikenal dengan Komunikasi Politik.
New media yang paling sering digunakan oleh politik adalah
Sosial media. Situs yang mempunyai banyak user seperti Facebook dan Twitter.
Pada masa kampanye Pilpres Indonesia tahun 2009 salah satu calon Wapres Prabowo
Subianto memanfaatkan Facebook untuk menggalang dukungan bagi dirinya.
Manfaat dari new media pada masa kampanye jabatan politik
seperti Pilpres diakui oleh kubu Barack Obama pada saat Obama berhasil
memenangi jabatan presiden tahun 2008. Dalam artikel disebutkan bahwa situs
kampanye Obama mengorganisasi lebih dari seratus lima puluh ribu kegiatan,
menciptakan lebih dari tiga puluh lima ribu kelompok, memiliki lebih dari 1,5
juta akun dan mendapatkan 600 juta USD dari 3 juta donor. Kampanye tersebut
juga menggunakan Youtube untuk iklan gartis, mengirim alamat iklan kepada para
pendukung dan meminta para pendukung untuk menyebarkan iklan tersebut kepada
teman dan keluarga mereka.
Banyak juga politikus di Indonesia memanfaatkan blog untuk
mengungkapkan pandangan gagasan ataupun kritik mengenai suatu hal yang sedang
menjadi topik di tengah masyarakat. Dengan adanya blog tersebut akan membuat
sang politikus berkesan lebih intelektual karena dapat menyesuaikan diri dengan
perkembangan teknologi internet.
Internet juga dapat digunakan sebagai media untuk sesuatu
yang berkonotasi negatif, misalnya ajakan untuk memboikot sesuatu. Kejadian
berikut terjadi di negara RRC yaitu pada tahun 2008 ketika muncul ajakan kepada
pengguna Internet di Cina untuk memboikot Carrefour, retail dari Perancis.
Ajakan boikot ini berkaitan dengan masalah politik.
Walaupun pada akhirnya boikut itu sulit dilaksanakan karena
masalah itu akhirnya ditangani secara G to G namun paling tidak ada pelajaran
yang dipetik yaitu melalui Internet dapat digalang dukungan untuk tujuan
politis dalam tempo yang cepat dan jumlah yang besar sebagai alat penekan
terhadap kelompok lain.
DAFTAR PUSTAKA
R, James.Pemanfaatan Internet Sebagai
New Media, Dalam Bidang Politik, Bisnis, Pendidikan dan Sosial Budaya,
[pdf]. (journal.unpar.ac.id/index.php/JurnalAdministrasiBisnis/article/download/418/402,
diakses tanggal 13 Januari 2016)

Komentar
Posting Komentar